Balada Tinggal Di Rumah Mertua Dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Tinggal bersama mertua setelah menikah seringkali menjadi sebuah permasalahan untuk para pasangan muda. Biasanya mereka terpaksa untuk tinggal di rumah mertua karena belum memiliki dana yang cukup untuk memiliki rumah sendiri. Tak jarang hal ini mengganggu keharmonisan keluarga dan dapat membuat Anda merasa stress atau tertekan. Balada tinggal di rumah mertua ini cukup berbahaya bila terus menerus terjadi dan harus segera diatasi dengan solusi yang tepat.


Balada Yang Sering Timbul Saat Tinggal Di Rumah Mertua Dan Cara Mengatasinya

1. Dianggap pemalas

Ada saatnya kita sedang merasa tidak enak badan atau ingin beristirahat saat sedang libur kerja namun hal ini bisa membuat kita dianggap sebagai pemalas. Tinggal di rumah mertua membuat Anda merasa tidak bebas dalam mengerjakan segala sesuatu karena semua harus segera dikerjakan daripada harus mendengar perkataan yang tidak menyenangkan. Hal ini tentu saja sangat tidak nyaman dan membuat Anda merasa tidak ada waktu beristirahat.

2. Menjadi bahan pembicaraan dengan tetangga

Tak jarang adanya perselisihan yang terjadi antara Anda dan mertua akan menjadi bahan cerita oleh mertua ke para tetangga. Selain membuat Anda terkesan buruk, tidak tau diuntung karena sudah menumpang, tidak pengertian dan lain sebagainya tentu saja Anda akan risih. Bila tetangga menganggapnya sesuatu yang benar, bisa saja membuat Anda dibenci di lingkungan tetangga dan itu sangat menyiksa.

3. Dapat masukan berulang kali yang kadang tidak begitu benar

Kadangkala mertua sering memberikan masukan tentang beberapa hal dan termasuk cara pengasuhan anak. Padahal kita menganggap hal tersebut tidak begitu benar karena dikaitkan dengan takhayul atau tidak ada bukti nyatanya. Namun mertua tetap mengulanginya berulang kali dan cenderung memaksa kita mencobanya dan tidak bisa diberi pengertian.

4. Ikut campur urusan rumah tangga

Yang paling sering terjadi adalah para mertua yang ikut campur dengan urusan rumah tangga. Seharusnya mereka sadar bahwa anak-anaknya sudah dewasa dan bisa mengambil keputusan terbaik. Saat sudah menikah tentu saja masalah rumah tangga adalah menjadi privasi Anda dan pasangan.

Cara mengatasi beberapa hal tersebut adalah dengan bersabar menghadapinya dan menerima dengan lapang dada. Di sini kesabaran Anda memang sedang benar-benar diuji dan Anda harus tetap waras menghadapinya dengan kepala dingin. Sampaikanlah segala macam ganjalan Anda ke suami agar tidak menjadi beban di pikiran Anda. Memendam kejengkelan, pikiran dan beban hidup akan menjadikan kehidupan mental Anda buruk.

Selain itu mulailah untuk mencari solusi dengan tinggal terpisah dan memiliki rumah sendiri. Ada beberapa hal yang bisa Anda coba agar bisa mendapatkan rumah dengan harga murah seperti berikut ini :

1. Membeli rumah di kawasan pinggir kota

Harga rumah di pinggiran kota cenderung lebih murah dan terjangkau sehingga Anda dapat memiliki rumah sesuai budget. Jangan khawatir karena di pinggiran kota karena nantinya akan banyak juga rumah yang dibangun di sekitar Anda. Hal ini terjadi karena semakin banyak orang yang ingin memiliki hunian dan kawasan kota sudah penuh.

2. Membeli rumah tua yang masih layak huni

Solusi lain mendapatkan rumah murah adalah dengan membeli rumah tua yang masih layak huni. Usahakanlah memilih rumah yang tidak banyak kerusakan karena itu akan memberatkan Anda saat merenovasinya. Dengan kerusakan ringan dan sedikit tentu saja budget yang dibutuhkan juga akan semakin kecil.

3. Membeli rumah yang over kredit

Rumah yang berharga murah juga dapat Anda dapatkan dari membeli rumah yang over kredit. Saat ini banyak orang yang mengambil kredit rumah namun tidak kuat dalam melanjutkannya sehingga rumah tersebut dijual agar uang dapat segera kembali ke pihak bank untuk diputar lagi.

Bersabarlah akan segala ujian kehidupan dan jadikan pengalaman yang tidak mengenakkan hidup bersama mertua tersebut menjadi pelajaran hidup. Hal ini akan menyadarkan Anda dan membuat Anda belajar agar nantinya Anda dapat memperlakukan menantu dengan baik. Segeralah berjuang menabung agar memiliki rumah sendiri agar kesehatan psikis selalu terjaga.